Roland Andika

Selasa, 22 November 2011

Hasil Akhir Perolehan Medali Sea Games 2011

Tanggal 11 Nopember 2011 sampai dengan 22 Nopember 2011 merupakan tanggal dimana diadakannya Pesta Olahraga terbesar se Asia Tenggara yaitu Sea Games. Tempat yang menjadi tuan rumah dalam acara 2 Tahunan ini di tahun 2011 ini di Indonesia. Adapun Kota yang menjadi penyelenggara ada Palembang dan Jakarta.


Negara-negara yang berpartisipasi dalam Acara ini yaitu negara anggota kawasan Asia Tenggara yang berjumlah 11 Negara yaitu IndonesiaMalaysia, Brunei Darusallam, Timor Leste, Filiphina,Thailand, Singapura, Laos, Kamboja, Vietnam, Myanmar. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan berita dan Indonesia mengenai Hasil Perolehan Medali Sea Games 2011 baik Hasil sementara maupun hasil akhir.

Sea Games 2011

Dalam Acara Sea Games 2011 yang diadakan di Jakarta dan Palembang ini setidaknya akan ada sekitar 44 Cabang Olahraga yang dipertandingkan. Sekitar 21 Cabang pertandingan akan dipertandingkan di Palembang, dan 23 Cabang Pertandingan akan dilakukan di Jakarta.







Hasil Perolehan Medali Sea Games 2011


Pos.NegaraGoldGoldGold
1Indonesia181151142
2Thailand10798120
3Vietnam9690101
4Malaysia595079
5Singapore424573
6Pilippine365677
7Myanmar162735
8Laos91236
9Kamboja41124
10Timor Leste116
11Brunei047



Indonesia menjadi juara umum pada tahun ini, mudah-mudahan pada tahun mendatang kita bisa mempertahankan juara ini. Pada akhir penyelenggaran acara olahraga SEA Games 2011 akan diadakan acara penutupan yang katanya tidak kalah menarik pada saat pembukaan di stadion Jakabaring Palembang pada selasa malam.

Itulah sedikit informasi tentang Hasil Perolehan Medali Sea Games 2011 dan baca juga Jadwal Pertandingan Sea Games 2011, mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semuanya dan jangan lupa baca berita tentang Daftar Klub Peserta Indonesian Premier League 2011-2012 dan Jadwal Timnas U-23 Indonesia Di SEA Games XVII.

Rahmad Darmawan: Saya Minta Maaf


Rahmad Darmawan - Indonesia U-23 (GOAL.com/Sumarno)
Sumarno

Juru taktik timnas U-23 itu menyampaikan ucapan duka cita kepada keluarga dua suporter yang tewas.
Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kegagalannya memberikan medali emas SEA Games 2011 setelah dikalahkan Malaysia 4-3 melalui drama adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (21/11) malam WIB.


Dengan kekalahan ini, maka penantian 20 tahun untuk mendapatkan medali emas pesta olahraga dua tahunan se-Asia Tenggara itu kembali gagal. Kondisi ini hampir serupa dengan SEA Games 1997, ketika Indonesia menjadi tuan rumah, dan menelan kekalahan lewat adu penalti di tempat yang sama.

“Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, karena tidak bisa memenuhi ekspetasi menjadi yang terbaik,” ujar Rahmad.



Dalam sesi jumpa wartawan itu, Rahmad tidak didampingi satu pun pemainnya. Di tiap laga sebelumnya, Rahmad selalu mengajak salah satu pemain untuk memberikan pernyataan kepada wartawan.



“Para pemain terpukul dengan kekalahan itu, sehingga atak ada yang datang di kegiatan ini. Kalau saya sih sudah terbiasa menghadapi situasi ini. Mereka pemain muda, dan belum terbiasa menghadapinya,” kata Rahmad.



Rahmad juga menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya dua suporter di pintu masuk sektor 15 menjelang pertandingan antara Indonesia dan Malaysia. Kedua suporter yang meninggal itu Reno Alvino, 21, warga Cililitan, Jakarta Timur. Sedangkan satu korban lainnya belum diidentifikasi.



“Saya sampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga suporter yang meninggal,” ucap Rahmad yang kaget mendengar kabar adanya dua suporter yang meninggal.



Alexandre Pato: Lionel Messi Pemain Unik

Lionel Messi - Barcelona
Lionel Messi - Barcelona

Alexandre Pato ingin memberi kontribusi bagi kemenangan Milan, tidak sekadar mencetak gol.


Striker Alexandre Pato mengatakan dirinya bekerja keras jika ingin bermain sebaik Lionel Messi.

"Messi pemain unik," ujar Pato kepada Gazzetta dello Sport.

"Saya masih harus menghabiskan banyak waktu setiap hari untuk menyejajarkan diri dengan kemampuan Messi," lanjutnya.

Pato dan Messi akan bertemu di San Siro dalam laga Liga Champions Grup H. Kedua tim telah lolos ke babak 16 besar, tapi keduanya berambisi menjadi juara grup.
Menurut Pato, Milan akan menghadapi tim terbaik di dunia. Ia dituntut membuat perbedaan, dan memenangkan pertandingan.

"Sungguh luar biasa jika saya bisa mencetak gol. Namun saya lebih suka memberikan umpan matang yang bisa dikonversi menjadi gol kemenangan," demikian Pato.

Ia juga mengatakan yang terpenting adalah memberi kontribusi bagi kemenangan tim. Urusan mencetak gol bisa siapa saja.

Pato kini siap bermain, setelah absen dua bulan akibat cedera otot. Terakhir ia bermain ketika Milan ditahan Fiorentina tanpa gol.


Sumber : http://www.goal.com/id-ID/news/1364/liga-champions/2011/11/22/2769251/alexandre-pato-lionel-messi-pemain-unik

Timnas U-23 Syukuran Di Kediaman Arifin Panigoro

Arifin Panigoro (GOAL.com/Gunawan Widyantara)

Sekalipun gagal meraih medali emas SEA Games 2011, PSSI tetap menggelar acara syukuran yang dilakukan kediaman penggagas Liga Primer Indonesia (LPI) Arifin Panigoro.

Penanggung jawab tim nasional Bernhard Limbong mengatakan, PSSI tetap memberikan apresiasi kepada para pemain, walaupun gagal menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia pesta olahraga dua tahunan se-Asia Tenggara itu.



“Saya bertanggungjawab dengan kegagalan Timnas menjadi juara. Kami mohon maaf kepada masyarakat, dan ini mungkin hanya faktor keberuntungan yang belum berpihak kepada kita,” ujar Limbong.

“Pemain tetap mendapatkan bonus. Mengenai jumlahnya, off-the record. Tapi tidak akan jauh beda seperti yang diberikan pemerintah. Kami memberikan apresiasi kepada pemain, termasuk ketujuh pemain yang tak masuk dalam daftar 20 nama. Mekanisme pemberian bonus diserahkan kepada manajemen tim.”

Sementara itu, tentang kegiatan syukuran di kediaman Arifin yang tidak berada dalam struktur PSSI periode 2011-15, Limbong menyatakan, semata-mata karena faktor kenyamanan.

Pada pelaksanaan Piala AFF 2010 lalu, kegiatan ramah tamah terhadap pemain pernah dilakukan di kediaman pengusaha Aburizal Bakrie. Saat itu, kegiatan tersebut mendapat kritikan, karena mengandung unsur politis, mengingat Aburizal bukan pengurus PSSI.

“Acara syukuran dilakukan di Jenggala, karena suasana dan kondisinya lebih nyaman di sana,” tegas Limbong.

Labels