Roland Andika

Kamis, 29 September 2011

Doa

Ditengah malam nan sunyi
Kutengadahkan tangan sepenuh hati
Mohon ampunan Illahi
Dalam kehidupan yang tak pasti

Air mata jatuh tanpa terasa
Melepas duka lera yang kurasa
Ya Tuhan beri aku kekuatan
Dalam langkah kegundahan

Doaku tak pernah usai
Selagi hidup belum selesai
Sepenggal harap terurai
Pada kepasrahan yang tak ternilai

Rabu, 28 September 2011

Harga Sebuah Kejujuran

             Jam dinding sudah menunjukkan pukul 23.00 dan Dodi masih belum tidur. Dia masih membolak-balik buku fisikannya, menghafal rumus-rumus, karena besok dia harus ulangan.
            “Dodi, kok belum tidur juga? Sudah larut malam, Nak,” sapa Mama Dodi dengan lembut.
            “Maaf Ma, Dodi masih harus menghafal satu bab lagi,” jawabnya.
            “Sudahlah, dilanjutkan besok lagi,” kata mamanya.
            “Tanggung, ma, sebentar lagi selesai kok,” kata Dodi kepada mama.

Friendship

When I’m weary
You come
Grasp mu hand
Share everthing

Friendship is valuable
Frienship is comfortable
It comes to ensure
It makes happy to me

I wanna to keep frienship
In time of need
I want my frienship
Giving me enjoyable

Kejujuran

Semua ingin memilikimu
Semua ingin menggenggammu
Namun kadang ada rasa malu
Terkadang juga ragu

Kejujuran, terasa sulit dilakukan
Bagaikan karang yang tak terpecahkan
Menggores luka terdalam
Menembus kegelapan malam

Kapan kejujuran ada
Seiring langkah yang tak pernah sirna
Saat suara hati menggema
Manusia tak lagi mampu bicara

Kejujuran adalah suara hati
Sulit rasanya tuk dimengerti
Namun betapa bahagianya jika kumiliki
Hingga saat kepergian abadi