Roland Andika

Selasa, 22 November 2011

Bumiku

Bumiku mulai panas
Saat situasi mulai mengganas
Mencabik siapapun dengan beringas
Meratapi hari kian memanas

Bumiku hancur
Terukir pada wajah darah mengucur
Semua terlihat musnah
Tanpa guratan nan indah

Bumiku tak lagi tersenyum
Bumiku tak lagi tertawa
Yang ada adalah luka
Dalam kabut gelap menganga

Sabar

Saat kehidupan tak lagi bersahabat
Aku hanya berpijak erat
Pada kata sabar
Dan aku harus kuat

Sabar itu tak bertepi
Namun sangat berarti
Sabar itu anugrah
Jika kita tak kenal lelah

Tuhan, beri kau rasa sabar
Dalam langkah yang lebar
Dalam nuansa samar
Semoga aku tak kan ingkar

Jumat, 18 November 2011

Malu Bukan Tabu

*Salah Jadwal*


Hari Senin yang lalu aku libur dan saat libur aku biasanya merasa seperti hari minggu. Walaupun aku tetap belajar, tetapi aku banyak menghabiskan waktu untuk bermain.


Hari terasa begitu cepat dan tanpa terasa hari sudah berganti hari Selasa. Aku pergi ke sekolah dengan penuh semangat. Aku berfikir, kenapa tidak ada upacara? Dan saat pelajaran jam pertama, Oopss..., ternyata buku yang aku bawa untuk hari senin dan ini adalah hari Selasa.


Aku benar-benar lemas dan tidak tahu apa yang harus aku lakukan kecuali mengikuti pelajran demi pelajaran dengan sabar, samnpai akhir pelajaran hari itu.


Sejak saat itu aku harus hati-hati.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Sekolahku

Di tempat ini aku menuntut ilmu
Di sini aku berpacu
Dengan semangat yang terus menderu
Aku terus berjalan maju

          Di sekolah ini kuukir kenangan
          Di sini aku tambatkan harapan
          Untuk meraih masa depan
          Yang ingin kegenggam di tangan

Sekolahku, begitu sunyi
Saat nanti aku harus pergi
Meraih cita-cita nan pasti
Menemukan kehidupan sejati